Selasa, 05 Maret 2019

Mengapa kita ada disini?
Apakah pertanyaan ini pernah mengulik benak kita? Karena kita sebagai manusia mengenal hukum sebab akibat. Kita ada karena disebabkan oleh “sesuatu” dan pasti akan menjadi penyebab “sesuatu” yang lain. Akibat itu kemudian akan menjadi sebab lagi bagi akibat berikutnya. Begitulah rantai kehidupan di muka bumi. Segala sesuatunya terikat oleh hukum semesta yang mana kita hidup didalamnya. Dan mengapa harus disini?
Manusia,per individu, adalah ibarat roda kehidupan. Ibarat sebuah mesin, satu roda terikat oleh roda yang lain. Satu roda menjadi sebab bagi perputaran roda yang lain. Satu roda berputar akibat perputaran roda yang lain. Bayangkan kehidupan di bumi adalah sebuah sistem yang diputar oleh milyaran roda. Yang mana jika satu roda saja berhenti berputar, maka akan terjadi akibat berantai. Yang menyebabkan roda-roda yang lain tidak berputar. Artinya, sistem akan berhenti. Maka dari itu jangan pernah meremehkan keberadaan kita. Mengapa ada, mengapa hidup, mengapa harus disini, kita adalah penting bagi sistem perputaran roda dunia. Tidak peduli siapapun kita, apapun profesi kita, apapun status kita, kita adalah penting. Semua kejadian yang terjadi adalah sebuah keniscayaan tak terelakkan dari hukum sebab akibat, hukum semesta tempat kita berada. Semua yang kita  lihat di jalanan, yang kita saksikan di televisi, yang kita baca di media online, semua itu terjadi karena keberadaan kita. Karena kita adalah bagian dari sebuah sistem. Tanpa keberadaan kita, semua yang kita lihat, dengar, baca, niscaya tidak akan terjadi. Kita disini sedang menjalankan peran penting dalam skenario kehidupan yang telah ditulis oleh Tuhan. Kita sedang menjalankan misi merubah peradaban di masa yang akan datang. Bisa dibayangkan bagaimana jadinya jika sebuah skenario drama kehilangan satu saja aktor/aktrisnya. Cerita akan berhenti. Karena semua aktor/aktris yang lain telah dan harus menjalankan perannya sendiri-sendiri.maka peran kita dalam skenario ini, saat ini, adalah mutlak. Harus diperankan. Harus dijalani. Dan suatu saat nanti Sang Maha Sutradara akan memilih siapa saja aktor/aktris yang pantas untuk diberikan penghargaan. Semua akan dinilai dari sebaik apa kita menjalankan peran masing-masing.